Ad 468 X 60

.
Showing posts with label manaqib. Show all posts

Saturday, February 16, 2019

WALI QUTUB, HABIB ALI BIN JA'FAR ALAYDRUS (Batu Pahat, Malaysia)

Lahir di Purwakarta, Jawa Barat, pada tahun 1919 M.
Wafat di Batu Pahat, Malaysia pada 13 Mei 2010 M (28 Jumadil Ula 1431 H).
Lokasi Makam, Tanah Pekuburan Islam Bukit Cermai, Batu Pahat, Johor, Malaysia.

Belum hilang rasa sedih di hati atas wafatnya Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf, Jeddah, tersiarlah berita duka dari negeri jiran Malaysia. Kamis, 13 Mei 2010/28 Jumadil Ula 1431 H, sore menjelang maghrib, atau tepat 40 hari setelah Habib Abdul Qadir wafat, satu lagi pilar Bani Alawi, Habib Ali bin Ja’far bin Ahmad Alaydrus, atau yang sering disebut ‘Habib Ali Batu Pahat’, pergi menuju haribaan mulia Sang Pencipta. Umat Islam kembali ditinggalkan seorang kekasih Allah yang mengajarkan kepada siapa pun bahwa di zaman yang sudah amat maju ini orang masih bisa hidup zuhud dan tawadhu.

Read More »

Manaqib HABIB JA’FAR BIN SYAIKHON ASSEGAF ( ULAMA PASURUAN AHLI ALQURAN).

Telaga Al Qur’an di Timur Jawa
Buah jatuh takkan jauh dari tangkainya. Peribahasa tersebut sangat pas untuk melukiskan sosok Habib Jakfar bin Syeikhon Assegaf. Ayahnya adalah ulama besar berpengaruh. Demikian pula kakek dan datuk-datuknya. Seolah tak mau kalah, Habib Jakfar pun menjelma menjadi tokoh ulama setelah melalui usaha yang keras.


Asal mula ayah Habib Jakfar, Habib Syeikhon bin Ali bin Hasyim Assegaf tinggal di Ghurof, Hadramaut bersama istrinya yang sholihah, Ruqayyah binti Muhammad Manqusy. Demi lebih mendekatkan diri kepada gurunya, yakni Habib Idrus bin Umar Al-Habsyi, beliau kemudian pindah ke desa Ghurfah. Di desa itulah ia dikaruniai putra yang bernama Jakfar bin Syeikhon Assegaf, pada bulan Dzulhijjah 1298 H.

Read More »