Ad 468 X 60

.

Wednesday, October 14, 2015

Widgets

Cara “Menelepon” Wali

Oleh : Guru Mulia Al Habib Umar bin Hafidz

Al Habib Ahmad ibn Hasan al Atthas berkata, “Sepatutnya seseorang memiliki tali hubungan dengan orang sholeh/wali baik yang masih hidup atau yang sudah meninggal”.


Al Imam Al Habib ‘Ali bin Muhammad al Habsyi, Shohibul Maulid Simthud Duror berkata:
 
“Siapa orang yang tidak pernah duduk dengan orang arif (sholeh) maka kehidupannya akan terlewat dengan sia-sia dan ia terhitung sebagai orang yang merugi”.

Lalu bagaimana cara kita menjalin hubungan dengan orang sholeh/wali…?

Al Habib Umar bin Hafizd berkata bahwa Al Imam Al Habib Ahmad wali ibn Hasan al Atthas menyebutkan : 
 
Jika seseorang menyebut nama orang sholeh/wali maka jarak antara ia dengan orang sholeh/wali tersebut semakin dekat.

Al Habib Umar ibn Hafizh berkata, “Orang yang menyebut nama orang sholeh/wali itu seperti orang yang menelpon. Contohnya ketika kita memencet nomor telpon maka akan berdering pada nomer yang kita tuju. Begitu juga ketika kita sebut nama orang sholeh/wali maka akan berdering di sisi orang sholeh/wali tersebut”.

Siapa orang yang membaca wirid / kitab orang sholeh ketahuilah bahwa orang sholeh tersebut hadir. Jika kita sering menyebut nama orang sholeh maka sirr orang tersebut akan melekat pada wajah kita. 
 
Wallahu A’lam.
 

SHARE THIS POST   

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati

0 komentar: